PORSADIN III Kabupaten Lumajang menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi santri terbaik menuju PORSADIN VII Provinsi Jawa Timur 2026. Gelaran semakin istimewa dengan hadiah umrah bagi PAC Juara Umum dan voucher umrah dengan total nilai Rp500 juta.
▶ Pembukaan PORSADIN Ke-III Kabupaten Lumajang oleh Bupati Lumajang
LUMAJANG — Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah Takmiliyah (PORSADIN) III Kabupaten Lumajang berlangsung semarak di Lapangan Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan yang mempertemukan santri-santri Madrasah Diniyah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lumajang tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah.
PORSADIN III tidak hanya menjadi arena kompetisi olahraga, seni, dan kemampuan keagamaan antarsantri, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menjaring dan mempersiapkan santri-santri terbaik Kabupaten Lumajang menuju PORSADIN VII Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
Momentum tersebut menjadi semakin penting karena Kabupaten Lumajang dipercaya menjadi tuan rumah PORSADIN VII Provinsi Jawa Timur yang akan dilaksanakan pada 25–27 September 2026.
Dengan demikian, santri terbaik yang lahir dari PORSADIN III tidak hanya mengejar gelar juara di tingkat kabupaten. Mereka juga dipersiapkan untuk membawa nama Kabupaten Lumajang saat berhadapan dengan kafilah-kafilah terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
Bupati Lumajang Resmi Buka PORSADIN III
Kehadiran Bupati Lumajang dalam pembukaan memberikan semangat tersendiri bagi keluarga besar Madrasah Diniyah.
Dalam sambutannya, Bupati Lumajang menegaskan pentingnya keberadaan Madrasah Diniyah dalam membentuk generasi muda Islam yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter, sekaligus siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.
PORSADIN menjadi salah satu ruang aktualisasi bagi para santri. Di dalamnya, santri tidak hanya diuji kemampuan keagamaan, olahraga maupun seni, tetapi juga belajar tentang disiplin, keberanian, kerja keras, sportivitas dan persaudaraan.
Bupati juga menaruh harapan agar santri-santri yang tampil dalam PORSADIN III mampu memberikan kemampuan terbaik, sehingga nantinya dapat mewakili Kabupaten Lumajang dalam PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Timur.
Hal itu menjadi semakin membanggakan karena pada tahun 2026 ini, Lumajang tidak hanya mengirimkan kafilah, tetapi juga menjadi tuan rumah PORSADIN Jawa Timur.
458 Santri Berlaga, 20 Kafilah Ikuti PORSADIN III
PORSADIN III Kabupaten Lumajang diikuti 458 santri yang tergabung dalam 20 kafilah dari 21 kecamatan.
Mereka didampingi sekitar 395 official, dengan dukungan 34 dewan hakim dan 40 panitia.
Para peserta berkompetisi pada berbagai cabang lomba yang meliputi bidang keagamaan, seni, olahraga dan keterampilan. PORSADIN III mempertandingkan 14 cabang lomba tingkat Ula dan tiga cabang lomba tingkat Wustha.
Selain Lapangan Desa Kebonsari sebagai pusat kegiatan dan lokasi pembukaan, sejumlah venue di Kecamatan Sumbersuko turut digunakan untuk pelaksanaan perlombaan.
Besarnya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa PORSADIN telah berkembang menjadi salah satu momentum penting dalam pembinaan santri Madrasah Diniyah di Kabupaten Lumajang.
Hadiah Istimewa: Umrah untuk PAC Juara Umum dan Voucher Umrah Rp500 Juta
PORSADIN III Kabupaten Lumajang tahun ini juga semakin menarik dengan hadirnya apresiasi istimewa bagi peserta dan kontingen berprestasi.
PAC FKDT yang berhasil keluar sebagai Juara Umum mendapatkan hadiah umrah.
Tidak hanya itu, tersedia pula voucher umrah dengan total nilai mencapai Rp500 juta sebagai bagian dari penghargaan terhadap prestasi para santri dalam berbagai cabang perlombaan.
Selain hadiah tersebut, para juara juga memperoleh trofi, sertifikat, uang pembinaan dan berbagai bentuk penghargaan lainnya.
Hadiah umrah dan voucher umrah tersebut tidak semata-mata dilihat dari nilai materialnya. Lebih jauh, penghargaan ini menjadi simbol apresiasi terhadap kerja panjang pembinaan Madrasah Diniyah.
Di balik seorang santri yang tampil sebagai juara terdapat peran para ustadz dan ustadzah, kepala Madrasah Diniyah, orang tua, lembaga, serta jajaran FKDT yang melakukan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan.
Karena itu, penentuan Juara Umum tingkat PAC juga menjadi gambaran keberhasilan pembinaan santri di masing-masing kecamatan.
PORSADIN III Menjadi Seleksi Menuju Jawa Timur
PORSADIN III Kabupaten Lumajang memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi bagian dari proses seleksi santri menuju PORSADIN Tingkat Provinsi Jawa Timur.
Santri yang berhasil menunjukkan prestasi terbaik akan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan Kafilah Kabupaten Lumajang.
Mereka selanjutnya dipersiapkan untuk menghadapi santri-santri terbaik dari berbagai daerah se-Jawa Timur.
Dengan demikian, arena PORSADIN III bukan merupakan titik akhir.
Justru dari sinilah perjalanan menuju kompetisi yang lebih besar dimulai.
Para santri terbaik membutuhkan pembinaan lanjutan, penguatan kemampuan, kesiapan mental bertanding, disiplin latihan serta pendampingan yang terarah agar mampu menunjukkan prestasi terbaik ketika tampil di tingkat Jawa Timur.
Lumajang Jadi Tuan Rumah PORSADIN VII Jawa Timur
PORSADIN VII Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–27 September 2026 di Kabupaten Lumajang.
Kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kabupaten Lumajang dan keluarga besar FKDT.
Lumajang tidak hanya dituntut berhasil sebagai penyelenggara, tetapi juga memiliki harapan besar untuk sukses prestasi di rumah sendiri.
Kafilah dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur akan datang ke Lumajang membawa santri-santri terbaik mereka.
Karena itu, rentang waktu setelah PORSADIN III hingga pelaksanaan PORSADIN Jawa Timur menjadi periode penting untuk mempersiapkan Kafilah Lumajang.
Sukses menjadi tuan rumah harus berjalan beriringan dengan sukses prestasi.
PORSADIN III menjadi fondasi awal untuk mewujudkan target tersebut.
Dari Kebonsari, Santri Lumajang Melangkah Menuju Pentas Jawa Timur
Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, akhirnya menjadi lebih dari sekadar tempat berlangsungnya pembukaan PORSADIN III.
Dari tempat inilah santri-santri terbaik mulai diseleksi dan dipersiapkan untuk membawa nama Kabupaten Lumajang menuju pentas PORSADIN Jawa Timur.
PORSADIN sekaligus menunjukkan bahwa Madrasah Diniyah bukan hanya tempat belajar ilmu keagamaan.
Madrasah Diniyah juga menjadi ruang untuk menumbuhkan karakter, keberanian, kreativitas, kepemimpinan, kesehatan jasmani, sportivitas dan prestasi.
Sinergi antara FKDT, Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kementerian Agama, Madrasah Diniyah, masyarakat, para guru, orang tua dan berbagai pihak menjadi modal penting untuk memperkuat ekosistem pendidikan diniyah.
Terlebih, status Kabupaten Lumajang sebagai tuan rumah PORSADIN Jawa Timur memberikan kesempatan besar untuk menunjukkan kepada masyarakat Jawa Timur bahwa pendidikan diniyah di Lumajang memiliki basis yang kuat dan mampu melahirkan santri-santri berprestasi.
Santri Lumajang Bersiap Menjadi yang Terbaik di Rumah Sendiri
PORSADIN III Kabupaten Lumajang pada akhirnya bukan sekadar tentang siapa yang memperoleh piala atau menjadi juara umum.
Ada misi yang jauh lebih besar di dalamnya.
PORSADIN menjadi bagian dari proses menyiapkan generasi santri yang berilmu, berakhlakul karimah, sehat, tangguh, kreatif, sportif dan berprestasi.
Pembukaan langsung oleh Bupati Lumajang, antusiasme ratusan santri, hadiah umrah bagi PAC Juara Umum, voucher umrah dengan total nilai Rp500 juta, hingga persiapan menuju PORSADIN Jawa Timur menjadikan PORSADIN III sebagai momentum penting bagi perjalanan pendidikan diniyah Kabupaten Lumajang.
Pada September mendatang, santri-santri terbaik itu akan kembali memasuki arena.
Bedanya, mereka tidak lagi hanya membawa nama Madrasah Diniyah atau kecamatan masing-masing.
Mereka akan membawa nama Kabupaten Lumajang menghadapi kafilah terbaik dari seluruh Jawa Timur—di tanah kelahirannya sendiri.
Lumajang menjadi tuan rumah. Santri Lumajang bersiap menjadi yang terbaik. Dari PORSADIN III Kabupaten Lumajang, langkah menuju PORSADIN VII Jawa Timur 2026 dimulai.
INFORMASI BERITA
Judul SEO:
Bupati Lumajang Buka PORSADIN III, Santri Bersiap Menuju PORSADIN Jawa Timur
Meta Description:
Bupati Lumajang Indah Amperawati resmi membuka PORSADIN III Kabupaten Lumajang. Ajang ini menjadi seleksi santri menuju PORSADIN VII Jawa Timur 2026 di Lumajang, dengan hadiah umrah bagi PAC Juara Umum dan voucher umrah total Rp500 juta.
Kategori:
Pendidikan | Keagamaan | Madrasah Diniyah | PORSADIN
Tag:
PORSADIN III Lumajang, PORSADIN Jawa Timur 2026, FKDT Lumajang, Madrasah Diniyah, Bupati Lumajang, Bunda Indah, Santri Lumajang, Voucher Umrah, PORSADIN VII Jawa Timur, Kebonsari Sumbersuko
Lokasi:
Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang
Tanggal Kegiatan:
25 Juli 2026
Sumber Data:
DPC FKDT Kabupaten Lumajang, Portal Berita Pemerintah Kabupaten Lumajang, dan dokumentasi kegiatan PORSADIN III Kabupaten Lumajang












