
Foto Bersama Pengurus DPC FKDT Lumajang dengan Unsur Forpim Kabupaten Lumajang (insert – Cak Nas, Ketua DPC FKDT Lumajang)
LUMAJANG – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Lumajang sukses menyelenggarakan Wisuda Akbar Kedua. Acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Lumajang berlangsung meriah dan khidmat serta dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda.
Bupati Bunda Indah sampaikan sambutan dalam bentuk Video
Dalam acara tersebut, Bupati Lumajang, Bunda Indah Masdar, menyempatkan diri memberikan sambutan secara khusus melalui video. Meskipun tidak dapat hadir langsung di lokasi, Bupat menegaskan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap eksistensi Madrasah Diniyah Takmiliyah.

“Ibu Bupati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para asatidz dan wisudawan. Pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan agama di Lumajang sebagai benteng karakter generasi muda,” ujar perwakilan cak Nas yang menyampaikan inti sambutan Bupati.
Hadir secara langsung mendampingi jalannya acara perwakilan dari Polres Lumajang, Kodim 0821/Lumajang, serta jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lumajang, menambah kemeriahan dan rasa kebersamaan.
Gus Dok Sampaikan Tawaran Solutif Pendidikan Ideal
Selain rangkaian prosesi wisuda, acara ini menjadi ajang diskusi penting mengenai masa depan pendidikan. Dalam sesi khusus, Dr. Nawawi yang akrab disapa Gus Dok, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan sebuah tawaran solutif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Lumajang.
Dalam penjelasannya, Gus Dok mengemukakan ide atau gagasan mengenai Ekosistem Pendidikan Pentahelix sebagai solusi untuk mencari format pendidikan yang ideal. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini memerlukan pendekatan yang menggabungkan kekuatan berbagai pihak. Pendikkan kita masih terpolarisasi dalam ego sistemik. Idealnya Pendidikan itu terbangun dalam suatu ekosistem yang pentahelis
“Saya menyampaikan tawaran solutif di sini, bagaimana kita bisa mencapai pendidikan yang ideal. Konsep yang saya tawarkan adalah wujud Ekosistem Pentahelix. Ini adalah ide untuk memadukan sinergi pendidikan formal dan Madrasah Diniyah dalam satu ekosistem,” jelas Gus Dok saat ditemui usai acara.
Senada dengan Gus Dok, Cak nas menekankan bahwa tawaran ini bertujuan untuk memperkuat posisi Madin bukan sebagai pendamping, melainkan sebagai mitra strategis yang menerapkan Deep Learning (pembelajaran mendalam) di bidang keagamaan, melengkapi pendidikan sains di sekolah.
Tujuan Wisuda dan Kontribusi FKDT bagi Pendidikan
Penyelenggaraan Wisuda Akbar ini bukan sekadar seremonial penyerahan sertifikat, melainkan memiliki tujuan strategis sebagai bentuk pengakuan formal terhadap pencapaian santri serta motivasi untuk terus menuntut ilmu. Melalui momen ini, FKDT ingin menegaskan kontribusi nyatanya terhadap sistem pendidikan nasional. FKDT berperan sebagai pilar penting yang melengkapi pendidikan formal; sementara sekolah berfokus pada pengembangan kognitif dan sains, Madrasah Diniyah bernaung di bawah FKDT hadir sebagai benteng pembentukan karakter, akhlak mulia, dan kedalaman spiritual bagi generasi muda. Sinergi ini menciptakan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kedewasaan emosional spiritual peserta didik.
Lebih jauh, Cak Nas menegaskan kepada publik bahwa eksistensi Madrasah Diniyah saat ini merupakan sesuatu yang sangat urgen dan mendesak. Di tengah arus globalisasi dan tantangan moral yang kompleks, Madin berfungsi sebagai filter keamanan bagi akidah dan akhlak anak bangsa. Melihat kontribusi vital ini kepada masyarakat dan bangsa, Cak Nas menegaskan bahwa sudah sangat tepat dan adil jika Madrasah Diniyah mendapatkan alokasi anggaran dari pemerintah. Menurutnya, dukungan finansial pemerintah bukanlah bentuk kemurahan hati semata, melainkan kewajiban negara untuk mengamankan investasi sumber daya manusia melalui pendidikan agama yang berkualitas.
Cak Nas juga menyambut baik tawaran konsep Pentahelix yang disampaikan Gus Dok sebagai langkah progresif. “Terima kasih kami sampaikan kepada Gus Dok yang telah memberikan pencerahan dan tawaran konsep Pentahelix ini. Ini adalah masukan positif yang akan kami pertimbangkan untuk pengembangan lembaga ke depan, demi memperjuangkan hak dan kesejahteraan Madin demi menciptakan pendidikan yan










Satu tanggapan untuk “FKDT Lumajang Gelar Wisuda Akbar Kedua, Bupati Bunda Indah Masdar Berikan Dukungan Penuh”
Semoga ide dan gagasan untuk kemaslahatan Madrasah Diniyah Takmiliyah, bisa terwujud, sehingga kehadiran madrasah bisa bermanfaat utk masyarakat , umat manusia pada umumnya