0
9

Tingkatkan Mutu Pasca Dukungan Pemprov Jatim, FKDT Gelar Ujian Akhir Madin Serentak se-Jawa Timur

SURABAYA – Sebagai langkah nyata menjaga marwah dan kualitas pendidikan keagamaan, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jawa Timur menggelar Ujian Akhir Madrasah (UAM) serentak untuk jenjang Awaliyah dan Wustha. Agenda besar ini diikuti oleh ribuan santri Madrasah Diniyah (Madin) yang tersebar di 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Uji Kompetensi Kitab Kuning dan Karakter

Ujian tahun ini fokus pada pemetaan kompetensi santri dalam penguasaan literatur klasik dan penguatan ideologi. Adapun mata pelajaran inti yang diujikan meliputi:

  • Fiqih: Menakar pemahaman ibadah praktis santri.
  • Tarikh: Meneladani sejarah perjuangan Islam.
  • Al-Qur’an Hadits: Sebagai fondasi utama sumber hukum.
  • Akidah Akhlaq: Memperkuat benteng moral dan karakter santri di era digital.

Wujud Syukur atas Perhatian Pemprov Jatim (BPP DGS)

Ketua DPW FKDT Jawa Timur, Gus Mahin, menegaskan bahwa standarisasi ujian ini merupakan bentuk tanggung jawab moral FKDT kepada masyarakat dan pemerintah. Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan perhatian besar melalui program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPP DGS).

“Kami sangat berterima kasih atas atensi luar biasa dari Pemprov Jatim melalui skema BPP DGS. Ujian serentak ini adalah komitmen kami untuk memastikan bantuan tersebut berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pendidikan. Kami harus terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) agar mutu Madin semakin kompetitif,” tegas Gus Mahin.

Sosok Dr. Gus Nawawi: Inovator di Balik Layar

Senada dengan hal tersebut, Dr. Gus Nawawi, pengurus FKDT Jatim yang dikenal sebagai sosok Doktor energik dan penuh inovasi, menyatakan bahwa transparansi dan akuntabilitas akademik adalah kunci.

“Dukungan BPP DGS adalah amanah. Maka, FKDT menjawabnya dengan tata kelola pendidikan yang lebih modern. Ujian ini bukan hanya soal nilai di kertas, tapi soal menjaga mutu guru dan santri secara sistematis,” ujar Gus Nawawi yang selalu tampak bersemangat dalam setiap koordinasi wilayah.

Menyongsong Porsadin VII Lumajang

Energi besar Dr. Gus Nawawi kini juga tercurah sepenuhnya untuk menyukseskan gelaran Porsadin Jatim VII yang akan bertempat di Kabupaten Lumajang. Sebagai Ketua Panitia, ia bertekad menjadikan Porsadin di Lumajang sebagai panggung pembuktian bahwa santri Madin Jawa Timur adalah santri yang unggul, sehat, dan berakhlakul karimah.

“Setelah evaluasi akademik di UAM ini selesai, energi para santri aka

n kita salurkan di Lumajang. Kami siapkan inovasi-inovasi baru agar Porsadin VII nanti menjadi yang terbaik sepanjang sejarah FKDT Jatim,” pungkas Gus Nawawi dengan optimis.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

About

FKDT Jawa Timur menempatkan pendidikan Diniyah sebagai pilar utama dalam membangun ketahanan moral generasi penerus. Kami berkomitmen untuk terus bergerak dinamis dalam mencetak santri yang memiliki dualitas keunggulan: cerdas secara intelektual dan anggun dalam akhlak.

Komitmen ini selaras dengan amanat Sistem Pendidikan Nasional untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya, yakni generasi yang memiliki kapasitas intelektual mumpuni namun tetap berlandaskan pada keimanan dan ketakwaan (IMTAK). Dengan demikian, lahirnya generasi yang intelek, bermoral, dan berkarakter bukan sekadar wacana, melainkan sebuah keniscayaan sejarah yang kita upayakan bersama

Categories

Recent Posts

Tags

Gallery